Kemajuan  adalah langkah awal menggapai kesempurnaan.   Begitu petuah  orang-orang pintar. Kami sepakat dengan petuah  tersebut. Maka,  dalam  segala kegiatan, kami  selalu  mencoba  menciptakan kemajuan--termasuk  untuk  riset Warta  Ekonomi  e-Company  Award 2005.

Tahun ini kali keempat kami menyelenggarakan Warta Ekonomi  e-Company  Award.  Sesuai roadmap-nya, tahun ini  kami  fokus  pada terciptanya nilai tambah maksimum (value creation) dari penerapan teknologi informasi (TI). Value creation tersebut harus berdampak riil terhadap bisnis. Bentuknya bisa berupa peningkatan  pendapatan, terciptanya fleksibilitas bisnis, penurunan biaya,  akselerasi bisnis, dan sustainability.

Dalam event kali ini, Warta Ekonomi mengelompokkan  perusahaan menjadi delapan kategori industri. Berdasarkan kategori tersebut, kami  mengidentifikasi lebih dari 600 perusahaan. Langkah  selanjutnya, kami melakukan proses seleksi berdasarkan sejumlah kriteria, seperti aset, jumlah tenaga kerja, dan jangka waktu  penerapan sistem TI.

Dibanding  tahun  lalu, kali ini metodologi  pengumpulan  data kami  tingkatkan lagi kualitasnya. Jadi, peserta tak cukup  hanya mengisi  formulir dan menjawab sejumlah pertanyaan,  mereka  juga mesti melengkapinya dengan dokumen terkait. Kemudian bagi peserta yang terpilih menjadi nominator, mereka akan melakukan presentasi dan tanya jawab langsung dengan dewan juri.

Adapun  dewan juri Warta Ekonomi e-Company Award 2005  terdiri dari:  Surdiyanto  Suryodarmodjo (president  of  ISACA  Indonesia sekaligus  ketua  dewan juri), Irham Dilmy (managing  partner  PT Amrop  Hever  Indonesia), Rhenald Kasali (ketua  program  MM-UI), Richardus  Eko Indrajit (ketua STIMIK Perbanas), dan  Roy  Sembel(program director MM Finance Universitas Bina Nusantara).

Tahap Penilaian
Pada  seleksi awal, penilaian difokuskan pada  IT  Governance.  Penilaian  ini diperoleh berdasarkan jawaban para  peserta.  Jika tahun lalu penilaian IT Governance baru berdasarkan domain  Planning  &  Organization, untuk 2005 menggunakan  konsep  Management Guidelines  dari  CobIT (Control objective for  Informations  and related  Technology),  dengan menerapkan  seluruh  domain,  yaitu Planning & Organization (PO), Acquisition & Implementation  (AI), Delivery & Support (DS), dan Monitoring (M).

Dari  empat domain tersebut,  PO meliputi define strategic IT plan (PO1),  IT  organization and relationship (PO4),  manage  IT investments (PO5), dan manage human resources (PO7).  Domain  AI terdiri  atas  develop  & maintain procedures  (AI4)  dan  manage changes (AI6). Kemudian, domain DS terdiri atas manage  performance & capacity (DS3), identify & allocate costs (DS6), educate & train users(DS7), dan manage problems & incidents (DS10). Domain terakhir, M, meliputi monitor the processes (M1) dan provide  for independent audit (M4).

Penilaian IT Governance dari CobIT ditentukan pada skala  0-5. Menurut  dewan juri, hanya peserta dengan skor di atas  3,5  yang berhak  masuk babak berikutnya. Dari hasil  perhitungan  tersebut akhirnya  diperoleh 37 perusahaan. Dewan juri kemudian  melakukan penilaian  terhadap jawaban peserta. Untuk tahap  ini,  penilaian difokuskan  pada  "Value Creation of IT", termasuk  komitmen  dan faktor-faktor pendukung penciptaan value creation.

Dari  delapan  kategori industri, masing-masing  diambil  tiga nominator.  Penentuan  pemenang dilakukan  dari  penilaian  hasil presentasi dan tanya jawab. Presentasi dilakukan oleh direktur TI atau direktur terkait, didampingi manajer TI. Penilaian akhir ini berlangsung selama enam hari (5 s/d 11  April 2005). Adapun  tema presentasi  meliputi:  Value creation yang  dihasilkan,  strategi untuk  menciptakan,  serta dukungan manajemen  untuk  terciptanya  value creation .

Dari hasil presentasi itu dewan juri menentukan pemenang untuk setiap  kategori  (lihat tabel), dan menetapkan  perusahaan  yang layak sebagai "Best of the Best".

Skala CobIT dalam "IT Governance":
0: Perusahaan belum menerapkan IT Governance
1: Perusahaan menyadari adanya isu IT Governance, tetapi belum menerapkan secara baku dan kontinu.
2: Perusahaan sudah melakukan proses untuk menjalankan IT Governance, tetapi belum keseluruhan.
3: Perusahaan sudah menerapkan IT Governance secara baku dan dikomunikasikan ke seluruh lapisan perusahaan.
4: Perusahaan sudah menerapkan IT Governance, tetapi belum diukur dan dimonitor.
5: Perusahaan sudah menerapkan IT Governance secara sempurna.

Ini Dia Perangkat TI Para Jawara
Berdasarkan data yang diperoleh tim riset Warta Ekonomi,  bisa dipotret  tren penggunaan perangkat keras, perangkat  lunak,  dan aplikasi  dari para pemenang Warta Ekonomi e-Company Award  2005. Untuk  desktop,  merek yang paling banyak dipakai  para  pemenang adalah HP/Compaq, IBM, dan Dell. Catatan menarik, sebanyak 18,18% pemenang memilih desktop rakitan untuk melengkapi desktop perusahaan.

Selain  desktop,  perusahaan  melengkapi  karyawannya   dengan laptop/notebook.  Merek yang paling banyak dipakai para  pemenang adalah Toshiba, HP/Compaq, dan IBM.

Hasil riset juga menunjukkan bahwa seluruh pemenang  menggunakan  sistem operasi Windows (98/Me/2000/XP). Namun,  selain  itu, 9,09%  pemenang melengkapinya juga dengan sistem  operasi  Linux. Demikian  juga  untuk sistem operasi server,  mayoritas  pemenang menggunakan Windows, selebihnya Sun Solaris dan AS 400.  Kebanyakan pemenang tak  menggunakan satu sistem operasi, tetapi beberapa.

Lalu   merek  server  yang  digunakan  para  pemenang   adalah HP/Compaq, IBM, dan Sun Microsystems. Seperti tadi, para pemenang juga menggunakan lebih dari satu merek server.

Adapun untuk ERP, yang paling banyak digunakan masih SAP, lalu JD Edwards dan IPS. Sementara jika melihat database-nya, ternyata para pemenang sama banyak dalam menggunakan Microsoft SQL  Server maupun Oracle. Selebihnya mereka pakai IBM DB2 dan MySQL.

Begitulah potret merek perangkat TI yang banyak digunakan para jawara Warta Ekonomi e-Company Award 2005.

Merek Perangkat TI yang Digunakan para Pemenang ....
Catatan:
1. Persentase di atas 100% karena perusahaan bisa memilih lebih dari 1 jawaban.
2. Atau jika kurang dari 100% karena mereka tak memberikan jawaban.

Desktop...
1. HP/Compaq  --  54,55%
2. IBM  --  36,36%
3. Dell --  36,36%

Laptop/Notebook...
1. Toshiba  --  63,24%
2. HP/Compaq  --  36,36%
3. IBM  -- 27,27%

Server...
1. HP/Compaq  -- 72,73%
2. IBM  -- 36,36%
3. Sun Microsystems  --  18,18%

O/S Server...
1. Windows --  90,91%
2. Sun Solaris  -- 36,36%
3. AS 400  --  18,18%

ERP...
1. SAP  --  36,36%
2. JD Edwards  -- 9,09%
3. IPS  -- 9,09%

Database...
1. Microsoft SQL Server dan Oracle  -- 54,55%
2. IBM DB2  --  18,18%
3. MySQL  --  9,09%

Solusi Back Up...
1. CA ARCserve/BrightStor  --  36,36%
2. IBM Tivoli  --  27,27%
3. HP StorageWorks  --  9,09%

Solusi Network Firewall ...
1. Cisco  --  63,24%
2. Check Point  --  27,27%
3. Microsoft ISA  --  18,18%

NURDIANA (Tim Riset)

 

 

 

all rights reserved, copying or reproducing any material on this website
without prior consent from Warta Ekonomi is prohibited