Komentar Dewan Juri
Tahun Depan Bakal Lebih Baik
Bagaimana caranya mengalahkan BCA? Itulah pertanyaan yang dilontarkan Richardus Eko Indrajit dan Paulus Bambang W.S., host pada acara malam penganugerahan penghargaan Indonesia E-Company Award 2006, kepada wakil dirut PT Bank BCA Tbk., Aswin Wirjadi. Malam itu, memang, untuk kesekian kalinya BCA berhasil menyabet Penghargaan Terbaik I untuk kategori Perbankan, dan meraih penghargaan tertinggi: Best of The Best.

lanjut  
 

   
 

Metodologi Riset

Majalah Warta Ekonomi kembali menyelenggarakan ajang penghargaan WartaEkonomi E-Company Award 2007. Ajang ini merupakan wujud apresiasi kami kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sukses memperoleh nilai tambah signifikan dari penerapan teknologi informasi (TI).

 

            Sesuai road map Warta Ekonomi E-Company Award, pada tahun ke-6 ini kami mengusung tema "Efficiency toward Business Excellent”. Pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh tantangan bisnis dewasa ini, yaitu sengitnya persaingan yang memaksa perusahaan terus meningkatkan efisiensi. Aplikasi TI terbukti mampu meningkatkan efisiensi, yang pada gilirannya akan mengangkat kinerja perusahaan.

 

            Proses Warta Ekonomi E-Company Award merupakan rangkaian kegiatan yang panjang dan melelahkan. Tanpa bermaksud melupakan kekurangan yang ada, menjaga kualitas, independensi, dan integritas riset merupakan prioritas utama kami. Bayangkan, mulai dari kegiatan pendaftaran sampai pengumuman pemenang, seluruhnya menelan waktu enam bulan, dari Maret sampai dengan Agustus 2007. Namun, jika dihitung sejak persiapan riset, pemilihan tema, hingga perekrutan juri, seluruh prosesnya nyaris menghabiskan waktu setahun.

 

            Calon  peserta yang turut dalam ajang ini rata-rata merupakan perusahaan berskala besar. Dari total 1.314 perusahaan yang terdaftar, hanya 621 perusahaan yang layak masuk dalam kualifikasi tahap awal. Dari jumlah itu, sebanyak 62 perusahaan atau 10%-nya menyatakan bersedia turut berpartisipasi dalam riset kami.

           

Dewan Juri

 

            Pemilihan Dewan Juri merupakan faktor kritis dari setiap proses penjurian. Maka, komposisi Dewan Juri Warta Ekonomi E-Company Award 2007 kami kombinasikan antara pakar manajemen, teknologi informasi, serta praktisi bisnis. Sudah barang tentu,  memiliki integritas dan kapabilitas yang tinggi. Dewan Juri kali ini adalah:

1.   Jos Luhukay, konsultan, pakar & praktisi bisnis yang mantan dirut Lippo Bank.

2.   Budi Setiadharma, komisaris utama PT Astra International Tbk.

3.   Rhenald Kasali, pakar manajemen & pemasaran

4.   Surdiyanto Suryodarmodjo, president ISACA Indonesia

5.   Richarduko Indrajit, Ketua APTIKOM

           

            Warta Ekonomi E-Company Award 2007 membagi kategori peserta berdasarkan 8 bidang industri:

  1. Consumer Goods

  2. Non-Consumer Goods

  3. Perbankan

  4. Asuransi

  5. Lembaga Keuangan Lainnya

  6. Distribusi, Logistik & Ritel

  7. Pertambangan dan Energi

  8. Rumah Sakit

 

            Para peserta tahun ini dinilai berdasarkan tiga kriteria, yakni kriteria Dasar (IT Governance, IT Leadership, IT Innovation, dan Performance Improvement), kriteria Strategy on Efficiency (meliputi Grand Strategy & Culture, Knowledge Development, dan Focus on Core Competence), dan kriteria Operasional (Operating Efficiency dan Responsiveness).

 

            Sebagai persyaratan untuk mengikuti lomba ini, para peserta kami minta memberikan data dengan mengisi daftar pertanyaan. Data primer, seperti tren peningkatan kinerja, wajib diberikan. Data ini digunakan sebagai dasar penilaian dan seleksi oleh Dewan Juri. Proses pendaftaran dan pengiriman data perusahaan dilakukan sampai mei 2007.

 

            Daftar pertanyaan untuk para peserta ditetapkan sebelumnya. Khusus untuk penilaian kriteria Dasar, Warta Ekonomi mengacu pada Maturity Model dari Control Objective for Informations and Related Technology (Cobit) versi 4.0. Metode ini lebih baik dibandingkan tahun lalu yang menggunakan versi 3.0.

 

Cobit & Strategic

 

            Sesuai dengan tema "Efficiency toward Business Excellence”, untuk pemilihan domain dan proses dalam Maturity Model Cobit versi 4.0 disesuaikan dengan tema efisiensi. Dasar pertimbangannya yakni mengaitkan  business goal dengan IT goal. Dari empat domain Cobit dan identifikasi keterkaitan bisnis dengan TI, ditetapkan tiga domain yang akan dilihat: Planning and Organization (PO), Acquire and Implementation (AI), serta Delivery & Support (DS).

 

            Proses yang dinilai untuk PO, yakni determine technological directions, manajemen investasi TI, serta kebijakan dan manajemen komunikasinya. Adapun   AI, yang diukur, antara lain, pengelolaan perangkat lunak, infrastruktur TI, kemampuan menggunakan dan mengoperasikan, serta proses pengadaan TI. Untuk domain DS, proses yang dinilai, misalnya, pengelolaan kapasitas dan kinerja TI, identifikasi dan alokasi biaya, pendidikan dan pelatihan pengguna, serta manajemen konfigurasi sistem.

 

            Kriteria penilaian lainnya, mengenai strategy on efficiency dan kriteria operasional, merupakan informasi kualitatif tentang strategi perusahaan dalam mencapai efisiensi serta bagaimana operasional di lapangan. Ketiga kriteria penilaian utama ini menjadi dasar penilaian dan seleksi oleh Dewan Juri.

 

            Peserta dikelompokkan sesuai kategori industri yang telah ditetapkan sebelumnya. Data perusahaan yang tertuang dalam kuesioner selanjutnya dinilai berdasarkan standar penilaian yang ditetapkan Dewan Juri. Nilai masing-masing peserta kemudian diperingkat berdasarkan nilai terbesar. Proses penilaian awal dilakukan tim riset Warta Ekonomi, yang diverifikasi Dewan Juri.

 

 

all rights reserved, copying or reproducing any material on this website
without prior consent from Warta Ekonomi is prohibited